Filed under: Uncategorized
1. Himpunan entitas kuat ( strong entity set ) kunci utama himpunan entitas menjadi kunci utama relasi .
2. Himpunan entitas lemah ( week entity set )
a. Atribut-atribut di himpunan entitas lemah .
b. Kunci utama himpunan entitas kuat dimana himpunan entitas lemah
bergantung.
3. Himpunan relation ship
Gabungan kunci utama dari himpunan antitas yang berpartisipasi menjadi superkey dari relasi. Jika relationship adalah banyak ke banyak maka superkey
ini juga bertindak sebagai kunci utama.
4. Tabel yang dikombinasikan
Himpunan relationship banyak ke satu dengan table / relasi yang berisi atribut –
Atribut dari A dan B dapat direpresentasikan dengan table yang berisi atribut –
Atribut A dengan relationship jika ada. Kunci utama dari entitas banyak menjadi
kunci utama relasi.
5. Atribut bernilai banyak ( multivalued attributes )
Attribut bernilai banyak M dipresentasi dengan tabel yang berisi kunci utama dari
himpunan entitas menjadi kunci utama relasi .
3. Sistem Informasi Menajemen
Sistim Informasi menajemen merupakan penerapan sistim informasi didalam
organisasi untuk mendukung informasi – informasi yang dibutuhkan oleh semua
tingkatan menajemen.
Ada beberapa pendapat mengenai pengertian dari sistim informasi menajemen ,
menurut George M Scott, dalam bukunya Principles Of Manajemen Informasi System,
yang diterjemahkan oleh Jogiyanto, HM : “ SIM adalah kumpulan dari interaksi-
interaksi sistem-sistem informasi yang menyediakan informasi baik untuk kebutuhan
menejer maupun kebutuhan operasi ( 1986 : 66 )”.
Menurut Gordon B Davis dalam bukunya Manajement Informasi System
Conceptul Foundation Structure and Manajement yang diterjemahkan oleh
Jogiyanto, HM : SIM adalah system manusia mesin yang menyediakan informasi
untuk mendukung informasi untuk mendukung operasi menajemen dan fungsi
pengambilan keputusan dari suatu organisasi ( 1974 : 5 ) “.
Dalam beberapa defenisi tersebut dapat disimpulkan bahwa SIM adalah kumpulan
dari interaksi sistem – sistem informasi yang saling berkaitan dan berkerjasama untuk
dapat menghasilkan suatu informasi yang berguna bagi semua tingkat manajemen.
SIM merupakan suatu sistim yang melakukan fungsi – fungsi untuk menyediakan
semua informasi yang mempengaruhi semua operasi organisai. Semua sistem – sistem
informasikan untuk memberikan informasi kepada semua tingkat manajemen yaitu
manajemen tingkat bawah ( Low Level Management ), Tingkat menengah ( Middle
Management ) dan Manajemet tingkat atas ( Top Level Management ) .
a. Sirklus Informasi
Data yang diolah melalui suatu model menjadi informasi, penerima kemudian menerima informasi tersebut membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain akan diproses kembali lewat suatu model dan seterusnya membentuk suatu sirklus. Sirklus ini oleh Jhon Burch disebut dengan sirklus informasi ( Information Cycle ) yang disebut juga dengan sirklus pengolahan data ( Data Processing Cycle ) .
SIKLUS INFORMASI
( Informasi Cycle )
|
Proses ( Model ) |
|
Input ( Data ) |
|
Dasar Data |
|
Output ( Informasi ) |
|
Penerima |
|
Hasil ( Diterima ) |
|
Keputusan Tindakan |
|
Data ( Diterima ) |
Gambar Sirklus 3.B.1
Data diperoleh dari database dan diproses dengan menggunakan model yang menghasilkan output sebagai informasi yang berguna bagi pengguna dalam mengambil keputusan untuk melakukan suatu tindakan yang hasilnya merupakan data yang sudah dikumpulkan yang merupakan input untuk selanjutnya.
b. Peranan Sistem Informasi Bagi Manajemen
Sistem informasi dimaksud untuk memberikan informasi kepada semua tingkat Manajemen yaitu manajemen tingkat atas, menengah dan bawah. Upaya informasi dihasilkan oleh suatu sistem informasi dapat berguna bagi manajemen, maka analisis sistem harus mengetahui kebutuhan – kebutuhan informasi yang diinginkan. Untuk maksud ini, maka analisis system harus memahami terlebih dahulu apa kegiatan dari manajemen untuk masing – masing tipe informasi yang diharapkan dapat berguna sesuai dengan kebutuhan masing – masing tingkatan manajemen.
c. Tinjauan Tentang Visual Basic
Visual basic pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemograman komputer. Bahasa pemograman adalah perintah – perintah atau intruksi yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas – tugas tertentu. Visual basic kini seakan – akan menjadi kiblat bagi software develover, dan menjadi salah satu bahasa yang wajib yang dipelajari oleh beberapa kalangan, jika mereka ingin sukses di dunia komputer. Visual basic selain disebut sebagai bahasa pemograman, juga sering disebut juga sebagai sarana ( tool ) untuk menghasilkan program – program aplikasi berbasis windows.
Beberapa kemampuan dan manfaat dari visual basic diantaranya seperti :
- Untuk membuat program aplikasi berbasis windows.
- Untuk membuat objek – objek pembantu program seperti misalnya control ActiveX, file Help aplikasi Internet, dan sebagainya.
- Menguji program ( debugging ) dan menghasilkan program akhir berakhiran EXE
yang bersifat executable, atau dapat lansung dijalankan.
Visual basic pada dasarnya adalah bahasa yang sebenarnya cukup mudah untuk dipelajari. Bagi programer pemula yang baru ingin belajar pemograman, lingkungan visual basic dapat membantu membuat program berbasis windows dengan sekejap mata.
Sedangkan bagi programer tingkat lanjut, kemampuanya yang besar dapat digunakan untuk membuat program – program yang kompleks, misalnya seperti dalam lingkungan
networking atau client – server .
Bahasa visual basic cukup sederhana dan menggunakan kata – kata bahasa inggris yang umum digunakan. Didalam visual basic tidak perlu lagi menghapal sintak – sintak tinggal ambil sesuai kebutuhan.
Visual basic merupakan salah satu bahasa pemograman paling terkenal tetapi juga
paling mudah dan menyenangkan. Walaupun tanpa memiliki keahlian pemograman sebelumnya, jika kita mampu menjelajahi Windows dengan baik, kita akan segera dapat dengan mudah mengembangkan aplikasi dengan visual basic. Bahkan keahlian dasar yang dibutuhkan didalam visual basic hanyalah mengklik mouse, mengatur jendela, dan
memilih menu saja.
Sejak dikembangkan pada tahun 80-an, visual basic kini telah mencapai versi yang ke-6. Keistimewaan utama dari visual basic 6 ini diantaranya seperti :
- Menggunakan platform pembuatan program yang diberi nama Developer Studio, yang memiliki tampilan dan sarana yang sama dengan C++ dan Visual J++. Dengan begitu kita dapat bermigrasi atau belajar dari nol lagi.
- Memiliki complier andal yang dapat menghasilkan file executable yang lebih cepat dan lebihk efesien dari sebelumnya.
- Memiliki beberapa tambahan sarana wizard yang baru. Wizard adalah sarana yang mempermudah di dalam pembuatan aplikasi dengan mengotomasikan tugas-
tugas tertentu.
- Tamabahan kontrol baru yang lebih canggih serta peningkatan struktur bahasa
Visual basic .
- Kemampuan membuat ActiveX dan vasilitas internet yang lebih banyak .
- Sarana akses data yang lebih cepat dan andal untuk membuat aplikasi database yang bekemampuan tinggi .
- Visual basic 6 memiliki beberapa versi atau edisi yang disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya.
Seperti aplikasi – aplikasi lainya, visual basic juga dipasarkan dalam berbagai jenis
atau versi diantaranya.
1. Standar Edition / learning Edition adalah versi yang sudah mencakup berbagai
saran dasar dari visual basic 6 untuk mengembangka aplikasi.
2. Profesional edition versi ini memberikan berbagai sarana ekstra yang
dibutuhkan oleh para programer professional misalnya control – control tambahan, dukungan untuk program internet, compiler untuk membuat file Help, serta sarana pengembangan database yang lebih baik.
3. Enterprise Edition versi ini dikhususkan untuk para programer yang ingin
mengembangkan aplikasi remote computing atau client / server. Biasanya versi ini digunakan untuk membuat aplikasi pada jaringan .
Gambaran Mengenai ADO
Microsoft untuk dapat mengakses data dari banyak provider disebut Universal Data Access ( UDA ), dimana tujuannya adalah agar berbagai tipe data dari banyak aplikasi seperti local network , file teks, email, hubungan databases, intranet, dan internet pada beberapa komputer dapat diakses.
ADO sendiri adalah suatu model database terakhir dan terbaru saat ini dari Microsoft, yang memiliki fungsi sebagai alat untuk menjalankan Universal Data Access
( UDA ), serta bertujuan agar pemograman Visual Basic mengikuti standar OLEDB dalam membuat suatu objek database. OLEDB adalah merupakan suatu standar database yang digunakan sebagai alat penghubung untuk menghubungkan data dari berbagai sumber data . Misalnya penyimpanan data dalam sebuah database , sebuah file teks , atau lembar kerja .
Untuk dapat mengakses suatu database ke dalam suatu form harus menggunakan Data Environment . Data Environment adalah suatu penghubung yang memperbolehkan untuk mengatur , menentukan hubungan database dan recordset untuk sebuah proyek dalam suatu lokasi , dimana semua form dan modul dapat dihubungkan secara recordset .
Komponen dalam Data Environment Designer antara lain :
1. Conenction disebut juga DEConection berfungsi untuk menetapkan file
database mana yang akan diakses atau dihubungkan .
2. Command disebut juga DECommand merupakan sebuah tabel file sumber
data boleh berbentuk sebuah nama tabel atau sebuah SQL .
3. Field merupakan tempat data atau informasi dalam suatu kelompok yang sama
atau sejenis dimasukan .
Data report merupakan sebuah desain untuk mencetak laporan dimana
memiliki bahagian-bahagian tersebut adalah :
Report Header adalah merupakan bahagian yang umum digunakan
sebagai judul laporan karena sekali saja ditampilkan diawal report .
Bahagian Page Header merupakan yang muncul pada bahagian header halaman. Jadi laporan ini terdiri atas beberapa halaman dan bahagian ini akan muncul pada setiap header halaman.
Page footer dan report footer bahagian ini mirip dengan page header hanya perbedaan pada bahagian bawah .
Detail merupakan bahagian inti dari laporan yang akan ditampilkan . Bahagian ini nantinya akan memuat seluruh record yang memenuhi syarat untuk ditampilkan .
Leave a Comment so far
Leave a comment