Filed under: Uncategorized
Sistim manajemen basisdata atau DBMS ( Database Management System ) adalah perangkat lunak dalam mendefenisikan, menciptakan, mengolah, mengendalikan pengaksesan basisdata. Fungsi dari basisdata saat ini yang paling penting adalah menyediakan basis untuk sistem informasi manajemen.
2. Konsep Database
Konsep perancangan basis data, terlepas dari masalah yang ditangani dibagi menjadi dua tahapan :
a. Perancangan basis data secara konseptual.
b. Perancangan basis data secara logis .
c. Perancangan basis data secara fasis.
Perancangan basis data secara konseptual merupakan upaya untuk membuat model konseptual ke model basis data yang akan dipakai ( model relasional, hirarki, atau jaringan ). Sebagaimana halnya perancangan basis data secara konseptual, perancangan ini tidak tergantung pada DBMS yang akan dipakai. Perancangan basis data secara logis terkadang disebut juga pemetaan model data.
Basis data secara fasis merupakan tahapan untuk menuangkan perancangan basis data yang bersifat logis menjadi basis data fasis yang tersimpan pada media penyimpanan eksternal ( yang spesifik terhadapa DBMS yang dipakai .
a. Relational Database
Dalam merancang basisdata maka kita melakukan pemodelan konseptual
menggunakan pemodelan ER. Dapat kita mencari kunci utama relasi dari model
ER yang diperoleh. Cara memperoleh kunci utama ( Primery Key ) yang dapat
diturunkan dari model ER untuk skema relasi.
Leave a Comment so far
Leave a comment